Skip to main content

Bangun Karir Anda Bersama PT Papasari Halaman Karir

search

Secara Total Ketebalan Sama, Tetapi Sistem Coating Belum Tentu Sama

Dalam dunia proteksi korosi, pertanyaan yang sering muncul adalah:

Apakah aplikasi mastic epoxy 3 lapis dengan ketebalan 100 mikron per lapis sama dengan 2 lapis 150 mikron per lapis jika total ketebalannya sama-sama 300 mikron?

Secara matematis, keduanya memang menghasilkan Dry Film Thickness (DFT) yang sama:

  • 3 x 100 µm = 300 µm DFT
  • 2 x 150 µm = 300 µm DFT

Namun, dalam standar ISO 12944, penilaian sistem coating tidak hanya berdasarkan total ketebalan cat. Jumlah lapisan (coat), jenis coating, metode persiapan permukaan, lingkungan korosif, hingga target umur perlindungan menjadi bagian penting dalam menentukan performa sistem secara keseluruhan.

Apa yang Dinilai dalam Sistem Coating ISO 12944?

Standar ISO 12944 digunakan secara luas untuk menentukan sistem perlindungan korosi pada struktur baja berdasarkan kondisi lingkungan dan target masa pakai.

Sebuah sistem coating umumnya didefinisikan berdasarkan:

  • Jenis coating yang digunakan
  • Jumlah lapisan (coat)
  • Ketebalan setiap lapisan
  • Total DFT sistem
  • Tingkat persiapan permukaan (surface preparation)
  • Kategori korosivitas lingkungan (C1–CX)
  • Target durability atau umur perlindungan

Karena itu, sistem:

Epoxy Mastic 3 Coat x 100 µm = 300 µm DFT

dan

Epoxy Mastic 2 Coat x 150 µm = 300 µm DFT

dapat dianggap sebagai dua sistem coating yang berbeda, meskipun total ketebalan akhirnya sama.

Perbandingan Teknis: 3 x 100 Mikron vs 2 x 150 Mikron

Aspek3 x 100 µm2 x 150 µm
Total DFT300 µm300 µm
Jumlah lapisan barrierLebih banyakLebih sedikit
Risiko pinhole dan miss spotLebih rendahLebih tinggi
Perlindungan pada edge dan sudut tajamUmumnya lebih baikLebih berisiko
Waktu aplikasiLebih lamaLebih cepat
Produktivitas pekerjaanLebih rendahLebih tinggi
Risiko saggingLebih rendahLebih tinggi
Risiko solvent retentionLebih rendahLebih tinggi pada aplikasi high-build
Biaya aplikasiCenderung lebih tinggiCenderung lebih rendah
Persetujuan spesifikasiTergantung approvalTergantung approval

Mengapa Jumlah Lapisan Tetap Penting?

Banyak kontraktor beranggapan bahwa selama total DFT tercapai, maka performa coating akan sama. Faktanya, jumlah lapisan juga berperan dalam membentuk barrier protection terhadap korosi.

Semakin banyak lapisan yang diaplikasikan:

  • Peluang terbentuknya jalur penetrasi air dan oksigen menjadi lebih kecil.
  • Risiko pinhole atau area yang tidak tertutup sempurna dapat berkurang.
  • Perlindungan pada area tepi (edge retention) biasanya lebih baik.
  • Peluang terjadinya cacat aplikasi pada satu lapisan dapat dikompensasi oleh lapisan berikutnya.

Di sisi lain, penggunaan lapisan yang lebih tebal per coat dapat meningkatkan produktivitas pekerjaan dan mengurangi waktu aplikasi, selama masih berada dalam batas rekomendasi produk.

Kapan Sistem 2 x 150 Mikron Bisa Digunakan?

Perubahan dari sistem:

3 Coat x 100 µm

menjadi:

2 Coat x 150 µm

umumnya dapat dipertimbangkan sebagai value engineering atau upaya peningkatan produktivitas pekerjaan.

Namun, beberapa syarat harus dipenuhi:

1. Sesuai Technical Data Sheet (TDS)

Ketebalan 150 µm per lapisan harus masih berada dalam rentang aplikasi yang direkomendasikan oleh produsen coating.

2. Tidak Melebihi Maximum DFT

DFT maksimum yang direkomendasikan harus tetap dipatuhi untuk menghindari masalah seperti:

  • Solvent entrapment
  • Cracking
  • Mud cracking
  • Delamination

3. Mendapat Persetujuan Owner atau Specifier

Jika spesifikasi proyek secara jelas menyebutkan:

Epoxy Mastic 3 Coat x 100 µm

maka perubahan menjadi 2 coat memerlukan persetujuan dari owner, konsultan, atau pihak yang berwenang.

4. Tetap Memenuhi Persyaratan ISO 12944

Perubahan sistem harus tetap mampu mencapai target durability yang ditentukan pada kategori korosivitas lingkungan yang berlaku.

Dampak Terhadap Konsumsi Cat

Jika tujuan perhitungan hanya untuk estimasi kebutuhan material, maka perbedaan antara kedua sistem relatif kecil.

Karena total DFT sama-sama 300 mikron, konsumsi cat teoritis juga hampir sama, dengan perbedaan yang biasanya berasal dari:

  • Loss factor aplikasi
  • Overspray
  • Surface profile
  • Efisiensi metode aplikasi

Kesimpulan

Secara total ketebalan lapisan kering (DFT), sistem 3 x 100 mikron dan 2 x 150 mikron sama-sama menghasilkan 300 mikron DFT.

Namun dalam perspektif ISO 12944, keduanya tidak otomatis dianggap sebagai sistem coating yang identik. Jumlah lapisan, ketebalan per lapisan, teknologi coating, serta persyaratan spesifikasi proyek tetap menjadi bagian penting dalam penilaian performa dan persetujuan sistem.

Jangan sampai salah memilih sistem coating yang dapat berdampak pada umur perlindungan dan biaya perawatan di masa depan. Konsultasikan kebutuhan proyek Anda bersama PT Papasari untuk mendapatkan rekomendasi coating yang tepat, efisien, dan sesuai standar ISO 12944. Hubungi WhatsApp PT Papasari sekarang juga untuk konsultasi gratis.

Close Menu

MENU